(Buah Pikiran dari P. R. Sarkar)
Latih dirimu menjadi ideal seperti bunga Padma, yang mekar di atas lumpur yang berjuang setiap hari untuk mempertahankan hidup, bergulat melawan gejolak air berlumpur ditambah menghadapi tekanan dari luar yang memburu keuntungan bagi dirinya, namun betapapun, bungan Padma itu tidak pernah melupakan adanya bulan di langit. Ia terus memelihara rasa cintanya kepada bulan di langit itu. Walau demikian, ia tetap menjadi bunga biasa saja. Tidak ada sesuatu yang luar biasa pada dirinya. Tetapi bunga yang kelihatannya biasa ini memiliki ikatan kasih dengan bulan di atas.
Demikianlah, kalian mungkin hanyalah makhluk biasa - harus melewati hari-hari yang sukar, naik dan turun dalam perjuangan hidup - tetapi janganlah hendaknya sampai melupakan Tuhan. Arahkan semua dorongan keinginanmu menuju kepada-Nya. Pikiranmu hendaknya selalu merasuk ke dalam pikiran-Nya. Masuklah sedalam-dalamnya, ke dalam rasa Cinta Abadi itu.
(Subhasita Samgraha III)
Sesuatu yg menjadikan jiwa itu lembut, kuat dan tahan, sehingga dapat menjaga keseimbangannya meski dalam keadaan menderita - sesuatu yang tidak henti-hentinya menciptakan perasaan nyaman di dalam, disebut cinta. Bhakti itu identik dengan cinta. Pada saat perasaan bhakti itu tumbuh. Rasa cinta kepada Tuhanpun datang.
(Salvation and Devotion)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!



